beritadunesia-logo

Teluk Lagundri

Objek wisata terpenting di pulau Nias adalah Teluk Lagundri yang merupakan kawasan wisata yang berada di sebuah teluk berbentuk tapal kuda. Lusinan penginapan tersedia di tempat ini. Kegiatan selancar dilakukan di pantai Sorake yang berada di mulut Teluk Lagundri, untuk berenang dapat dilakukan di Pantai Lagundri dengan airnya yang tenang. Berselancar, berenang, berjalan-jalan di sekitar pantai dan berjemur adalah kegiatan yang banyak dilakukan wisatawan asing di tempat ini.

 

Kehidupan masyarakat tradisional Nias, dapat ditemui pada sejumlah desa di Nias bagian selatan dengan suasana desanya yang cukup baik. Bangunan yang terdapat di desa-desa tersebut menarik dan berbeda dengan kehidupan desa-desa lainnya di Indonesia. Desa-desa di wilayah ini berada pada ketinggian bukit yang hanya dapat dicapai dengan menaiki puluhan anak tanga batu. Desa-desa ini dikelilingi dengan dinding batu yang kokoh. Pada masa lalu dinding ini dibangun dengan maksud untuk mempertahankan diri dari serangan musuh. Batu adalah material yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Nias Selatan seperti untuk membuat anak tangga, kolam pemandian, bangku, kursi dan barang-barang lainnya yang terbuat dari batu.


Salah satu desa di Nias Selatan yang paling terkenal adalah Desa Bawomataluo yang berada sekitar 15 km dari Teluk Dalam dan dapat dicapai dengan kenderaan umum. Desa ini berada di atas sebuah bukit dengan ketinggian 400 m dari permukaan laut. Dibandingkan dengan desa-desa lainnya di Nias Selatan, desa Bawomataluo adalah yang paling mudah dicapai. Untuk mencapai desa ini pengunjung harus menaiki 88 anak tangga batu. Di desa Hili Simaotano yang berjarak 16 km barat laut Teluk Dalam terdapat 140 rumah tradisional Nias. Acara lompat batu diadakan di sini setiap hari Sabtu.